Cara Agar Mobil Bisa Tetap Awet

Cara Mobil Tetap Awet

Mobil sebagai sebuah kendaraan keluarga sangatlah tepat untuk kita pilih. Menjadikan banyak kegiatan kita menjadi mudah dan lancar dengan kita memiliki mobil itu. Kegiatan kita bepergian tidak terkendala lagi oleh hujan maupun panasnya sinar matahari. Sebelum memiliki mobil maka kalau kita bepergian kadang mesti harus ditunda karena hujan deras. Demikian juga kala teriknya sinar matahari maka mau keluar rumah menjadi malas. Kepanasan kadang membuat kepala bisa pusing.

Ketika kita memiliki mobil maka kita perlu sekali untuk merawatnya. Kita ingin mobil yang kita miliki itu bisa awet atau tahan lama. Kita memerlukan mobil ini tidak hanya sementara tetapi dalam jangka waktu yang relatif lama. Untuk membeli mobil pun tidak jarang kita mesti keluar banyak uang. Tidak sedikit orang yang membeli mobil dengan cara kredit. Ada juga yang harus menabung selama bertahun-tahun guna bisa membeli mobil.

Persoalan perawatan mobil kadang kurang mendapat perhatian. Padahal dari kegiatan perawatan mobil ini akan menjadikan mobil yang kita miliki menjadi awet. Kalau mobil kita awet tentu kita akan tetap bisa mengendarainya. Lain cerita kalau mobil kita rusak. Akan menjadi macet saat kita hendak mengendarainya. Nah, ada beberapa cara atau tips supaya mobil kita tetap awet. Berikut ini beberapa tipsnya.

  1. Cek kondisi kopling
    Pada bagian kampas kopling kita perlu selalu memeriksanya. Ketika kita menggunakan mobil lalu saat ganti gigi terasa begitu berat maka ada masalah mengenai kampas kopling. Perlu segera melakukan penggantian terhadap kampas koplingnya.
  2. Mengecek kondisi rem
    Rem menjadi bagian amat penting pada mobil. Adanya rem menjadikan kita bisa menghentikan laju mobil. Keamanan bisa terjaga bila kita rem mobil berfungsi dengan baik. Kita perlu merawat rem mobil dengan cara memeriksanya ketika telah berjalan sekitar 2000 km. Kalau kondisi rem kurang baik maka perlu dibawa ke bengkel mobil terdekat.
  3. Selalu ganti oli secara rutin
    Oli mesin pada mobil perlu dilakukan penggantian pada kurun waktu tertentu. Kita harus jeli dalam melihat dan mencatat berapa lama mobil ganti oli sebelumnya. Setelah mobil berjalan sampai 5.000-10.000 km sebaiknya oli segera diganti. Bisa juga dengan ditandai adanya perasaan kurang nyaman saat mengendarai mobil. Barangkali itu tandanya oli mobil mesti segera dilakukan penggantian.
  4. Selalu mengecek kondisi aki
    Sistem kelistrikan mobil sangat tergantung pada aki mobil. Maka komponen berupa aki mobil ini perlu kita selalu cek kondisinya. Memang jika kita hendak mengukur kondisinya secara langsung yakni berapa voltasenya kita bisa menggunakan alat berupa voltmeter. Cek berapa voltasenya dan kalau kurang dari standarnya berarti siap-siap ganti aki yang baru.
  5. Jangan lupa ganti serta isi air radiator
    Teman-teman perlu mengetahui bahwa satu diantara penyebab mobil mogok di jalan adalah air radiator habis. Sederhana memang mengisi air pada radiator ini. Namun, kalau dibiarkan tidak diisi atau diganti maka akan berakibat fatal yakni mogok mobilnya. Kalau dalam jangka waktu yang lama tidak diperhatikan mengenai masalah ini maka bisa menjadikan lebih parah kerusakannya.
  6. Pastikan untuk servis dan tune up di bengkel terpercaya
    Setiap pemiliki mobil pastinya perlu melakukan servis dan tune up. Maka kita perlu memilih tempat servis dan tune up ini. Pastikan memilih bengkel yang sudah terpercaya agar hasilnya nanti bisa benar-benar bagus. Jangan asal memilih bengkel karena kita tidak tahu reputasi dari setiap bengkel.
  7. Gunakan bahan bakar yang bagus
    Bahan bakar yang bagus tentu yang bernilai oktan tinggi. Pemakaian bahan bakar yang bagus ini akan menjadikan mesin tetap awet dan tidak mudah rusak.

Inilah beberapa tips atau cara agar mobil yang kita miliki bisa tetap awet. Kami berharap tips ini memberi manfaat bagi seluruh pembaca yang berbahagia.