Doa Mustajab Shalat Dhuha Lengkap Arab Latin dan Artinya

Bagaimana kabar hari ini teman-teman pembaca kajianmuslim.my.id yang semoga selalu dalam rahmat Allah? Baik-baik saja semuanya, kan? Membaca doa shalat dhuha lengkap arab latin dan artinya serta keutamaannya. Kita sebagai manusia yang beriman wajib beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Dengan melakukan itu maka hidup menjadi jauh lebih bermakna. Bahkan inilah tugas utama tiap muslim dan muslimah. Hidup di dunia ini terasa singkat sekali bila dibandingkan ketika hidup di akhirat yang kekal nan abadi.

Banyak sekali jenis ibadah yang bisa kita lakukan selama hidup di dunia ini. Ada jenis ibadah yang wajib dan ada pula yang disunahkan untuk dikerjakan. Mengenai shalat saja. Ada shalat wajib dan ada juga shalat yang sunah. Shalat wajib ialah yang lima waktu. Shalat subuh, dhuhur, asar, maghrib, serta isya. Ini mutlak dikerjakan oleh setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan. Di samping ada shalat yang wajib atau fardhu. Ada pula shalat sunah. Jumlah shalat sunah ini amatlah banyak. Satu diantaranya sudah kita singgung di atas. Shalat dhuha. Shalat ini bisa dikerjakan pada setiap hari.

Shalat sunah ini sudah banyak kaum muslimin yang melakukan. Semangat melakukannya menyebar ke banyak tempat. Terutama di lingkungan pendidikan. Baik di pondok pesantren maupun di sekolah agama maupun umum. Bahkan di perkantoran dan tempat perdagangan kita bisa jumpai. Alhamdulillah kalau begitu. Pelaksanaan shalat ini bisa dimulai sejak pagi hari. Tepatnya sekitar pukul tujuh pagi. Tapi kalau kita cermati jadwal shalat dhuha, di sana ada waktu minimalnya yang berubah ubah tiap hari. Kadang pukul 6.30 sudah masuk atau boleh menjalankan. Jadi, alangkah baiknya bila kita melihat jadwalnya . Namun, bila tak memilikinya, jam 7 sudah bisa mulai shalat dhuha. Kemudian waktu maksimal untuk mengerjakannya ialah saat sebelum dhuhur.

Untuk jumlah rakaatnya paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat. Ada yang cukup 2 rakaat , 4 rakaat , 6 rakaat, dan 8 rakaat. Dikerjakan dengan 2 salam 2 salam. Artinya setiap selesai 2 rakaat maka langsung tasyahud akhir dan membaca salam. Demikian selanjutnya sampai berapa rakaat yang kita mau kerjakan. Yang terpenting lagi adalah rutinnya. Tidak harus mengerjakan 12 rakaat. Misal mampunya 2 atau 4 rakaat, namun rutin dalam melaksanakannya maka itu lebih baik dari pada sekali atau dua kali dengan jumlah rakaat yang banyak.

Sesudah kita melaksanakan shalat dhuha hendaknya berdoa. Sebetulnya boleh berdoa bebas sesuai keinginan kita. Misalnya mohon diberi kemudahan dalam mencari rezeki dan lainnya. Tentu saja doa untuk kebaikan bukannya keburukan. Namun, ada sebuah doa shalat dhuha yang terkenal. Mengenai lafadznya bisa kita simak di bawah ini.

doa shalat dhuha

untuk latinnya:
ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.
Artinya :
“Ya Allah , sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sulit mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Di dalam doa tersebut terkandung beberapa makna yang mendalam :
a. Ada pengagungan terhadap kebesaran Allah subhanahu wa ta’ala. Segala pujian hanyalah milik-Nya.
b. Permohonan untuk dimudahkan dalam memperoleh rezeki. Sebab Allah subhanahu wa ta’ala. yang maha Pemberi rizki.

Ada beberapa keutamaan dari menjalankan shalat sunah ini, semua itu berdasarkan hadits yang menyebutkannya, diantaranya :

  1. Sudah termasuk bersedekah.
    “Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR. Muslim).
  2. Tercatat sebagai orang yang ahli ibadah dan termasuk orang yang taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
    “Barangsiapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. At-Thabrani).
  3. Akan dicukupkan rezekinya.
    “Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda’).

Semoga kita semua mudah menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. Keberkahan akan menyelimuti hidup ini. Hidup yang kita lalui di dunia ini bisa lebih bermanfaat bagi orang lain. Diri kita pun selalu dalam keridhaan dari-Nya.

Sumber: https://poskajian.blogspot.com/2018/11/doa-shalat-dhuha-lengkap-latin-artinya.html